10 Petinju Yang Mengawalinya Terlambat Bersinar -Tidak seluruh petarung menekuni keahliannya semenjak umur muda. Banyak petarung yang awal kali terjun ke sasana tinju dikala masih anak, ikut serta selaku pemula muda, serta terus menaiki tangga petinju. Cenderung terdapat shame kalau buat jadi petarung papan atas, Kamu wajib mengawalinya semenjak umur muda. Tetapi ada pengecualian terhadap tren yang biasa terjalin, dimana sebagian antara lain mulai berlaga jauh di setelah itu hari saat sebelum kesimpulannya merambah ring pada umur yang lebih tua.
Tanpa urutan tertentu, berikut 10 petarung yang terlambat terjun ke dunia tinju serta masih sukses mengukir karier handal yang berhasil.
1. Dwight Muhammad Qawi
Walaupun mengawali karirnya sangat terlambat, spesialnya dalam tinju, Dwight Muhammad Qawi( lahir Dwight Braxton) terus menikmati karir yang hebat di puncak. Orang Amerika itu kesimpulannya ikut serta dalam berolahraga ini pada umur 25 tahun, diawali kala dia menempuh hukuman di Penjara Negeri Bagian Rahway sebab perampokan bersenjata. Walaupun terlambat mengawali, Qawi merebut gelar dunia di 2 kelas berat, ialah kelas berat ringan serta kelas penjelajah. Ia menikmati pertarungan ring dengan orang semacam Matthew Saad Muhammad, Michael Spinks, Leon Spinks, Evander Holyfield serta George Foreman saat sebelum pensiun pada tahun 1998.
2. Serta Norton
Juara dunia yang lain yang terlambat mengawali tinju. Ken Norton diyakini sudah ikut serta dalam berolahraga ini pada umur dekat 24 tahun, tetapi dia senantiasa membagikan pengaruh yang besar. Ia withering dihormati sebab kemenangannya yang mengecewakan atas Muhammad Ali yang hebat dalam 3 pertarungan awal mereka. Diketahui selaku” The Dark Hercules”, dia pula bersaing ketat dengan Larry Holmes, hampir kalah pada tahun 1978, saat sebelum pensiun 3 tahun setelah itu. Mantan juara dunia kelas berat ini dilantik ke dalam Lobby of Popularity Internasional pada tahun 1992.
3. Rough Marciano
Salah satu juara kelas berat withering legendaris dalam sejarah pula terlambat mengawali berolahraga ini dan Rough Marciano yang mempunyai pukulan keras pensiun dengan rekor mengesankan tidak terkalahkan 49- 0, dengan 43 kemenangan KO, pada tahun 1955 dan ” The Brockton Blockbuster” baru mulai bertinju kala dia berumur 23 tahun, serta ini ialah perihal yang luar biasa mengingat kesuksesan yang dia raih selama kariernya yang kurang baik dna Ia merupakan raja divisi dari tahun 1952, mengalahkan Jersey Joe Walcott, Roland La Starza, Ezzard Charles, Wear Cockell serta Archie Moore sepanjang masa pemerintahannya, serta ialah salah satunya juara kelas berat yang sempat pensiun seluruhnya tanpa terkalahkan.
4. Sonny Liston
Mengingat kesuksesan yang kesimpulannya dia kumpulkan selama kariernya selaku petinju, sangat mengejutkan mengenali mantan juara kelas paris77 berat Sonny Liston tidak mulai bertinju hingga dia berumur 19 tahun dan Pukulan Amerika yang tangguh serta mengintimidasi ini mempunyai kekuatan yang strong di zamannya serta memenangkan gelar pada tahun 1962 kala dia mengalahkan Floyd Patterson dalam satu ronde dan Ia mengulangi prestasi yang sama pada tahun selanjutnya dalam mempertahankan mahkota WBC pertamanya, setelah itu jadi pemegang gelar perdana organisasi tersebut.
Liston secara luas dikira selaku pemain penghancur yang tidak terdapat duanya saat sebelum mengidap kekalahan beruntun yang luar biasa di tangan Muhammad Ali, yang masih diketahui selaku Cassius Mud pada pertemuan awal mereka.
5. Jess Willard
Salah satu juara kelas berat terbanyak dalam sejarah, Jess Willard merupakan raksasa sejati di divisi tersebut serta memerintah sepanjang lebih dari 4 tahun dan The Pottawatomie Goliath” populer dengan KOnya Jack Johnson pada tahun 1915, dikala” Extraordinary White Expectation” Amerika dikala itu menimbulkan kekalahan awal untuk” The Galveston Monster”. Tetapi, bisa jadi secara tidak adil, ia lebih dikenang sebab pemukulannya yang kejam serta kejam di tangan Jack Dempsey pada tahun 1919.Orang Amerika yang bertubuh besar ini baru mulai bertinju pada umur 27 tahun, yang membuat kariernya terus menjadi luar biasa.
6. Luis Heavenly messenger Firpo
Petinju Argentina Luis Holy messenger Firpo pula terlambat mengawali, mulai bertinju pada umur 23 tahun di Buenos Aires dan Dia jadi orang Amerika Latin awal dalam sejarah yang menantang gelar kelas berat dalam pertandingannya pada tahun 1923 dengan Jack Dempsey.
Laga populer di New York ini dikenang secara luas selaku salah satu laga penuh aksi terhebat yang sempat terdapat, dimana Firpo mencetak KO atas” The Manassa Mauler” dari ring pada ronde pembuka saat sebelum dihentikan pada ronde kedua dan Walaupun kalah, popularitasnya di segala Amerika Latin sangat besar serta cerminan dirinya mengirim Dempsey terbang dari ring merupakan salah satu yang withering populer dalam sejarah tinju.
7. Clinton Hutan
Walaupun mulai terjun dalam berolahraga ini pada umur 22 tahun, Clinton Woods kesimpulannya memperoleh penghargaan dunia di kelas berat ringan dan Laki- laki asal Yorkshire ini ikut serta dalam kehidupan narkoba serta kejahatan saat sebelum menciptakan tinju selaku jalur keluar dari perkaranya dan Mantan juara Inggris Sheffield yang disukai membuat langkah yang kandas dikala mengalami Roy Jones Jr yang legendaris pada tahun 2002 dan Tetapi ia memenangkan gelar juara dunia seberat 175 pon 3 tahun setelah itu, mempertahankan 4 sabuknya setelah itu kalah dari Antonio Tarver pada tahun 2008.
Pensiun terjalin pada tahun selanjutnya kala dia kandas memperoleh kembali gelar yang dia hilangkan dikala melawan Tavoris Cloud, tetapi dia menikmati karier terbaik yang pantas dikenang sehabis terlambat mengawalinya.
8. Deontay More out of control
Pukulan withering destruktif dikala ini dalam berolahraga ini serta bisa jadi salah satu seniman KO terbanyak dalam sejarah kelas berat dan Raksasa Amerika Deontay More out of control jadi populer dalam sebagian tahun terakhir dengan keberhasilan penghentian brutalnya dan Tetapi” The Bronze Aircraft” tidak meningkatkan keahliannya semenjak umur sangat muda, dia baru ikut serta dalam tinju pada umur 20 tahun.
More out of control menikmati karir pemula yang pendek tetapi manis, memenangkan medali Perunggu di Olimpiade Beijing 2008, saat sebelum mengawali karir profesionalnya yang saat ini disegani pada tahun yang sama.
9. Antonio Tarver
Diketahui selaku” Manusia Ajaib”, Antonio Tarver mempunyai latar balik pemula yang sangat berhasil, yang berpuncak pada kemenangan medali Perunggu di Olimpiade 1996 di Atlanta, Georgia dan Petinju Amerika itu setelah itu mencapai bermacam gelar juara dunia kelas berat ringan serta mengalahkan sebagian nama top, tercantum Montell Griffin serta Roy Jones Jr.
Tetapi pemain kidal kelahiran Florida ini agak terlambat tumbuh dan Ia awal mulanya mengawali tugas pendek dalam tinju pada umur 10 tahun namun kesimpulannya menyudahi sepanjang bertahun- tahun saat sebelum mulai terjun ke dunia tinju dengan benar pada umur dekat 20 tahun.
10. Ron Lyle
Mantan penantang gelar kelas berat dunia Ron Lyle merupakan petarung lain yang terjun ke dunia tinju di umur lanjut dan Ia awal kali menggunakan sarung tangan dikala menempuh hukuman di penjara pada umur pertengahan 2 puluhan sehabis masa penuh gejolak dalam kehidupan semenjak dini dan Petinju Amerika itu sempat memperebutkan mahkota kelas berat yang tidak terbantahkan kala dia bertabrakan dengan Muhammad Ali pada tahun 1975 namun terhenti dalam 11 ronde.
Ia ikut serta dalam banyak pertarungan yang mengasyikkan pemirsa, paling utama traveler Battle of the Year melawan George Foreman pada tahun 1976, serta memegang kemenangan atas pemain semacam Oscar Bonavena, Jimmy Ellis, Earnie Shavers serta Joe Bugner.